Saatnya Beralih! Ini Cara Mudah Hitung Biaya Charge Mobil Listrik

biaya charge mobil listrik

Mobil listrik kini bukan sekadar tren tapi jadi pilihan cerdas bagi banyak orang yang ingin hemat biaya operasional sekaligus ramah lingkungan. Salah satu model yang menarik perhatian di Indonesia adalah Polytron G3 Series, EV (Electric Vehicle) dengan harga kompetitif dan fitur modern yang pas untuk penggunaan harian maupun weekend getaway. 

Namun, sebelum benar-benar beralih, banyak calon pemilik yang bertanya: “Berapa sih biaya yang harus disiapkan untuk nge-charge mobil listrik, terutama Polytron G3?” Artikel ini akan membantu kamu memahami cara menghitung biaya charge EV dengan mudah, termasuk faktor-faktor yang memengaruhi total budget yang perlu kamu siapkan. 

Dasar Perhitungan Biaya Charge Mobil Listrik

Cara paling sederhana untuk menghitung biaya charging adalah dengan rumus ini: 

Biaya Charge = Kapasitas Baterai × Tarif Listrik per kWh 

  • Kapasitas baterai diukur dalam kWh (kilowatt-hour), menunjukkan seberapa besar energi yang bisa disimpan. 
  • Tarif listrik per kWh adalah harga yang dikenakan untuk setiap energi listrik yang kamu gunakan saat nge-charge. 

BACA JUGA: Resmi Buka Showroom Mobil Listrik Pertamanya, Polytron Hadirkan Fasilitas One Stop Solution Perluas Akses Kendaraan Listrik bagi Konsumen indonesia

 

Charging di Rumah: Lebih Hemat dan Praktis 

Pengisian daya di rumah umumnya lebih hemat dibanding charging di luar. Tarif listrik rumah di Indonesia berada di kisaran Rp1.444 – Rp1.700 per kWh, tergantung golongan listrik PLN. 

Keuntungan Home Charging 

  • Tidak perlu keluar rumah 
  • Tarif listrik lebih stabil dan terjangkau 
  • Bisa dilakukan malam hari saat mobil tidak digunakan 

Estimasi Biaya dan Waktu Charging di Rumah 

Pengisian daya di rumah menjadi pilihan paling praktis karena bisa dilakukan malam hari saat mobil tidak digunakan, sehingga keesokan paginya mobil siap dipakai tanpa mengganggu aktivitas harian. 

Polytron G3 Series memiliki kapasitas baterai sekitar 51,9 kWh dengan jarak tempuh hingga 402 km dalam kondisi baterai penuh. Sebagai gambaran yang lebih dekat dengan aktivitas sehari-hari, jarak Jakarta–Bandung via tol berkisar ±150 km. 

Artinya, satu kali pengisian penuh Polytron G3 secara teori cukup untuk perjalanan pulang-pergi Jakarta–Bandung (PP), tergantung kondisi jalan, gaya berkendara, dan penggunaan fitur kendaraan. 

Perhitungan Biaya Charging di Rumah 

Jika kamu melakukan pengisian daya dari 10% hingga 100%, maka energi yang diisi sekitar 90% dari total kapasitas baterai: 

  • 90% × 51,9 kWh = 46,7 kWh 

Dengan asumsi tarif listrik Rp1.700/kWh, maka: 

  • 46,7 kWh × Rp1.700 = Rp79.390-Rp80.000 

Estimasi Waktu pengisian di rumah menggunakan AC charger: 

  • Polytron G3 (6,6 kW): kurang dari 5 jam 
  • Polytron G3+ (11 kW): kurang dari 3,5 jam 

Dengan daya lebih besar, proses charging jadi lebih efisien dan cocok untuk pengguna dengan mobilitas tinggi.

 

Chargingdi SPKLU: Lebih Cepat Saat Dibutuhkan

SPKLU kini semakin mudah ditemukan di pusat perbelanjaan, rest area tol, hingga area publik lainnya. Tarif charging di SPKLU memang sedikit lebih tinggi, namun keunggulannya ada pada kecepatan pengisian daya. 

Contoh Perhitungan Biaya di SPKLU

Polytron G3 Series memiliki kapasitas baterai sekitar 51,9 kWh. Jika kamu melakukan DC fast charging dari 10% ke 100%, maka energi yang diisi sebesar: 

90% × 51,9 kWh = 46,7 kWh 

Estimasi Biaya Charging 

  • Tarif terendah SPKLU (Rp1.650/kWh): 46,7 kWh × Rp1.650 = Rp77.055 
  • Tarif tertinggi SPKLU (Rp2.475/kWh): 46,7 kWh × Rp2.475 = Rp115.583 

Estimasi Waktu Charging di SPKLU 

Dengan dukungan DC fast charging, pengisian daya dari 10% hingga 100% umumnya membutuhkan waktu sekitar 60–75 menit, tergantung kapasitas charger dan kondisi baterai. 

Meski lebih mahal dari charging di rumah, biaya ini tetap jauh lebih hemat dibandingkan pengeluaran bahan bakar mobil konvensional. 

 

Perbandingan Biaya per KM: Mobil ICE vs Polytron G3 Series

Agar lebih mudah dibayangkan, berikut simulasi biaya operasional per kilometer antara mobil bensin (ICE) dan mobil listrik Polytron G3 Series, menggunakan asumsi realistis untuk penggunaan harian.

1. Mobil ICE (Bensin)

Asumsi:

  • Konsumsi BBM: 8 km/liter

  • Harga bensin: Rp12.750/liter

Biaya per km:

1 km = 1 / 8 liter
1 km = 0,125 liter

0,125 × Rp12.750 = Rp1.594 per km

2. Polytron G3 Series (Buy to Own)

Asumsi:

  • Efisiensi energi: 7 km/kWh

  • Tarif listrik rumah: Rp1.694/kWh

Biaya per km:

1 km = 1 / 7 kWh
1 km ≈ 0,143 kWh

0,143 × Rp1.694 ≈ Rp242 per km

3. Polytron G3 dengan Skema BaaS (Sewa Baterai)

Asumsi BaaS:

  • Biaya BaaS: Rp1.200.000 per bulan

  • Jarak tempuh: 1.500 km/bulan

Biaya BaaS per km:

Rp1.200.000 ÷ 1.500 km = Rp800 per km

Total biaya per km EV + BaaS:

Rp242 (listrik) + Rp800 (BaaS) = Rp1.042 per km

Simulasi Biaya Bulanan (1.500 km / bulan)

Jenis Kendaraan Biaya per km Total per Bulan
Mobil ICE Rp1.594/km Rp2.391.000
EV Polytron G3 (Buy to Own) Rp242/km Rp363.000
EV Polytron G3 + BaaS Rp1.042/km Rp1.563.000

BACA JUGA: Showroom EV Gallery & Service Ke-3 Polytron Resmi Dibuka! Intip Fasilitas 3S-nya yang Super Lengkap

 

Opsi Kepemilikan Fleksibel 

Selain efisiensi biaya operasional, Polytron G3 Series juga menawarkan fleksibilitas dalam kepemilikan. Kamu bisa memilih skema yang paling sesuai dengan kebutuhan dan perencanaan keuangan. 

Salah satu opsi menariknya adalah Battery-as-a-Service (BaaS), yaitu skema sewa baterai yang membuat harga kendaraan menjadi lebih terjangkau di awal. 

Dengan skema BaaS, Polytron G3 tersedia dengan harga Rp299.000.000 (di luar biaya sewa baterai bulanan). 

Alternatif lainnya, kamu juga bisa memilih Buy to Ownpembelian baterai langsung bagi yang menginginkan kepemilikan penuh sejak awal. Fleksibilitas ini memberi kebebasan bagi konsumen untuk menentukan skema yang paling nyaman secara finansial. 

Beralih ke mobil listrik seperti Polytron G3 Series bukan hanya soal gaya hidup masa kini, tapi juga memperhitungkan biaya operasional yang lebih efisien. Dengan memahami cara menghitung biaya charge baik di rumah maupun di SPKLU kamu jadi bisa merencanakan budget dengan lebih matang. 

Siap untuk beralih ke mobil listrik? Yuk, hitung dulu biaya charge-mu biar perjalanan harian kamu makin hemat dan nyaman!