Siapa yang tidak tergoda dengan tampilan Matcha Latte berwarna hijau lembut, berlapis indah, dan tampak creamy di media sosial? Tren minuman estetik seperti ini memang sedang populer, terutama di kalangan pecinta kopi dan teh hijau. Tidak sedikit yang akhirnya mencoba membuatnya sendiri di rumah.
Namun sayangnya, hasil yang didapat sering kali jauh dari ekspektasi. Warna yang kusam, rasa yang pahit, hingga tekstur yang menggumpal menjadi keluhan umum. Fenomena ekspektasi vs realita ini juga terjadi di kalangan PolyFriends, audiens setia akun Instagram @polytron.homes.
Melalui Instagram Story Polling, Polytron menanyakan:
“Kenapa Matcha kamu gagal dibuat?”
Hasilnya cukup menarik dan membuka banyak pelajaran bagi kita yang ingin membuat Matcha Latte sempurna di rumah.
Hasil Polling Instagram Polytron
Berdasarkan polling yang dilakukan di akun Instagram @polytron.homes, berikut hasil suara dari para PolyFriends:
- 55% – Air terlalu panas
- 25% – Bubuk matcha-nya salah
- 20% – Kurang diaduk
Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa suhu air menjadi penyebab utama kegagalan membuat matcha latte. Meskipun terlihat sederhana, ternyata suhu, kualitas bubuk, dan teknik pengadukan punya peran besar dalam menentukan rasa dan tampilan akhir matcha.
Apa Penyebab Matcha Latte Kamu Gagal?
1. Air Terlalu Panas (55%)
Ini adalah penyebab paling umum yang membuat matcha latte gagal dibuat. Saat air yang digunakan terlalu panas — di atas 80°C, struktur alami bubuk matcha dapat rusak. Akibatnya, warna berubah menjadi hijau kusam dan rasa matcha terasa pahit.
Matcha mengandung klorofil dan asam amino yang sensitif terhadap panas tinggi. Suhu air yang ideal untuk menyeduh matcha adalah antara 70–80°C agar rasa tetap lembut dan aroma alaminya terjaga.
2. Bubuk Matcha yang Salah (25%)
Tidak semua bubuk matcha memiliki kualitas yang sama. Banyak orang tidak menyadari bahwa ada perbedaan besar antara ceremonial grade dan culinary grade.
- Ceremonial grade: Kualitas tertinggi, warna hijau cerah, rasa lembut, dan cocok untuk diminum langsung.
- Culinary grade: Umumnya digunakan untuk campuran makanan atau minuman karena rasanya lebih kuat dan sedikit pahit.
Jika kamu menggunakan matcha berkualitas rendah, hasilnya bisa pahit, cepat mengendap, dan tidak menghasilkan warna hijau lembut seperti di kafe.
3. Kurang Diaduk (20%)
Teknik pengadukan yang salah juga bisa menjadi penyebab matcha latte gagal. Banyak orang hanya mencampur bubuk dengan sendok, padahal untuk hasil creamy dan berbusa lembut dibutuhkan teknik whisking yang tepat.
BACA JUGA: Kulit Glowing ala Selebriti: Peran Esensial Air Putih dalam Rutinitas Perawatan Kulit
Cara Membuat Matcha Latte yang Enak & Cantik di Rumah
Berikut langkah-langkah mudah untuk membuat matcha latte creamy dengan tampilan seindah versi kafe:
Langkah-langkah:
- Ayak bubuk matcha sebanyak 1–2 sendok teh agar tidak ada gumpalan.
- Seduh dengan air hangat bersuhu 70–80°C. Aduk menggunakan chasen atau milk frother hingga berbusa lembut.
- Tambahkan susu panas atau dingin, sesuai selera.
- Untuk efek layering yang cantik, tuang susu perlahan di atas campuran matcha menggunakan sendok.
- Tambahkan es batu jika ingin versi Iced Matcha Latte.
Bonus Tips:
- Untuk Matcha Latte Panas, pastikan susu tidak mendidih agar rasa tetap lembut.
- Untuk Matcha Latte Dingin, gunakan es batu bening agar tampilan tetap estetik.
- Jika ingin rasa lebih manis, tambahkan sedikit madu atau sirup vanilla.
Solusi Simpel agar Matcha Latte Tidak Gagal Lagi
Melihat hasil polling PolyFriends, jelas bahwa mengontrol suhu air adalah kunci utama agar matcha latte berhasil. Agar proses ini lebih praktis dan konsisten, kamu bisa menggunakan Polytron Dispenser Neo Hydra.
Check our Featured products!
Dispenser ini memungkinkan kamu mengatur suhu air sesuai preferensi, sehingga kamu tidak perlu lagi menebak-nebak atau menunggu air terlalu panas lalu mendinginkannya. Cukup pilih suhu yang pas, dan matcha bisa langsung diseduh dengan optimal.
Dengan suhu air yang terkontrol:
- Warna matcha tetap hijau cerah
- Rasa lebih lembut dan tidak pahit
- Tekstur lebih halus dan tidak menggumpal
Praktis, efisien, dan cocok untuk kamu yang gemar membuat minuman estetik di rumah, mulai dari matcha latte, teh premium, hingga kopi manual brew.
BACA JUGA: Strategi Diet dengan Air Putih Tanpa Menyebabkan Masalah Asam Lambung
Jadi, kalau selama ini matcha latte buatanmu selalu zonk, bisa jadi masalahnya bukan di resep, tapi di suhu air. Dengan alat yang tepat dan teknik yang benar, matcha latte ala kafe kini bisa kamu buat sendiri di rumah dengan lebih mudah.

