Tips dan Trik Menghasilkan Udara Lebih Sehat di Rumah


Pandemi kurang lebih sudah sepuluh bulan di Indonesia. Covid-19 membuat banyak sekali perubahan pada kebiasaan dan keseharian kita semua.

Keluarga semakin banyak berada di rumah. Kegiatan lebih banyak dilakukan di rumah. Untuk “cari aman” tentu kita harus memastikan segala komponen di dalam rumah bersih dan steril. Termasuk udaranya juga!

Walau berada di rumah aja, bukan berarti udara di sekitar rumah sudah bersih. Karena udara bersih saat ini adalah kebutuhan yang urgent, maka kita harus memastikannya, agar anggota keluarga sehat dan terhindar dari Covid-19.

Kini, orang yang terpapar dan korban dari Covid-19 semakin banyak, dan cycle penularannya menjadi semakin sempit. Tak terduga orang terdekat pun bisa terpapar Covid. Oleh karena itu penting sekali memastikan udara yang kita hirup bersih dari kuman, virus dan bakteri.

Berikut kami berikan tips dan trik untuk memastikan udara di rumah bersih:

  1. Pastikan di rumah cukup ventilasi.

Pertukaran udara kotor dan segar sangat terbantu dengan adanya ventilasi. Usahakan setiap pagi dan sore ventilasi dibuka agar adanya pertukaran udara kotor.

  1. Merawat tanaman khusus.

Ada banyak tanaman yang dapat digunakan sebagai tanaman hias di dalam rumah. Selain untuk mempercantik, tanaman hias juga mampu memberikan oksigen yang bersih dan mampu menghisap dan menyaring karbon monoksida atau racun di udara sehingga udara menjadi lebih bersih dan sehat.

  1. Rajin membersihkan perabot.

Ini juga sangat penting, karena perabotan rumah tangga ataupun hiasan dinding menjadi sarang debu jika tidak dibersihkan berhari-hari. Pentingnya membersihkan perabot dan hiasan secara berkala.

  1. Rajin membuang sampah.

Sampah selain dapat menimbulkan bau, juga dapat menimbulkan penyakit. Oleh karena itu pentingnya membuang sampah, apalagi jika tong sampah dipenuhi oleh sampah basah sisa makanan.

  1. Menggunakan air purifier.

Udara yang sehat tentu akan menghasilkan metabolisme yang sehat. Begitu pentingnya udara bersih dan sehat, dan ngga ada salahnya jika kita menggunakan air purifier di rumah. Selain untuk menghasilkan udara yang bersih, ternyata air purifier juga mampu menghisap debu dengan ukuran mikron. Misal pada air purifier PAP 125 dari Polytron.

Air Purifier PAP 125 dapat membunuh kuman, bakteri dan virus di dalam ruangan hingga 99,99%. Cara kerja PAP 125 adalah dengan menyedot udara kotor hingga masuk melalui HEPA filter dan menyaring debu, bakteri dan virus yang terkandung dalam partikel udara tersebut hingga berukuran 0,3 mikron.

Selain itu unit ini juga dilengkapi dengan UV-C Sterilization untuk membunuh bakteri, kuman dan virus yang telah masuk ke dalam filter sehingga udara yang dihasilkan dan dikeluarkan menjadi bersih dan terbebas  dari kuman, bakteri,  dan virus. Untuk jangkauan sirkulasi udaranya, PAP 125 mampu menjangkau luas ruangan hingga 25 meter persegi dengan Clean Air Delivery Rate (CADR) 135 CFM (229m3/h), ini sangat cocok digunakan di dalam kamar atau ruang keluarga untuk kualitas udara yang lebih baik.

Polytron memiliki dua jenis air purifier, satunya lagi adalah PAP 160. Air Purifier PAP 160 dapat digunakan pada ruangan yang lebih luas, karena jangkauannya hingga 60 meter persegi dan Clean Air Delivery Rate (CADR) 282 CFM (229m3/h). Selain design dan bentuk yang lebih besar,  PAP 160 merupakan seri tertinggi air purifier milik Polytron saat ini dengan fitur lebih lengkap dari PAP 125. Dengan tambahan Photocatalytic Oxydation (PCO) yang menggunakan kekuatan gelombang yang dapat menghancurkan partikel udara terkecil hingga 0,001 mikron dan teknologi Ion Generator, yaitu komponen yang mampu melepaskan ion negatif yang sangat berguna untuk kesehatan karena telah terbukti dapat menghilangkan kuman di udara serta partikel penyebab iritasi saluran pernapasan.

Begitu pentingnya udara bersih dan sehat saat ini, karena udara dan hidup sehat adalah berharga. Penggunaan air purifier adalah pilihan tepat untuk menjaga keluarga.


Berita Lainnya

20 Jan 2021 Baca lebih lengkap >
11 Jan 2021 Baca lebih lengkap >
07 Jan 2021 Baca lebih lengkap >