POLY Story
« Kembali           
POLYTRON Raih Anugerah Terbaik

 

 

 

 

 

 

PT Hartono Istana Teknologi (Polytron), produsen elektronik dalam negeri terbesar dan terkemuka di Indonesia, berhasil meraih Anugerah Adi Produk Asli Indonesia 2006 sebagai penghargaan tertinggi dari berbagai kategori yang ditetapkan oleh Dewan Juri. Selain anugerah utama, PT Hartono Istana Teknologi (Polytron) juga meraih Anugerah Produk Asli Indonesia 2006 untuk kategori elektronik dan perlengkapan rumah tangga. ”Raihan kedua Anugerah tersebut Adi Produk Asli Indonesia 2006 dan Anugerah Produk Asli Indonesia 2006 merupakan sesuatu yang membanggakan karena diraih melalui seleksi yang sangat ketat oleh dewan juri dari berbagai profesi. Ini merupakan bukti bahwa Polytron memang benar-benar produk dan merek asli Indonesia dengan kualitas yang sudah diakui”.
Anugerah Produk Asli Indonesia 2006 yang diselenggarakan Departemen Perdagangan Republik Indonesia bekerja sama dengan Harian Ekonomi Bisnis Indonesia merupakan apresiasi terhadap produk dan merek asli Indonesia yang penilaiannya dilakukan melalui beberapa tahapan seleksi oleh Dewan Juri dari berbagai profesi yakni Jos Luhukay dari segi keuangan, Insan Budi Maulana sebagai pakar hukum paten dan HaKI, Iman Sudarwo, Kepala Badan Standarisasi Nasional yang menilai standardisasi produk, Narga Shakri Habib, Ketua Persatuan Perusahaan Periklanan Indonesia (P3I) yang menilai seluk beluk iklan, Amalia Maulana dan Firdaus Alamsyah, keduanya dua akademisi yang menilai tentang pemasaran dan teknik industri serta inovasi dan satu Rofikoh Rokhim me wakili jurnalis.

Tahapan awal seleksi adalah pengumpulan data penjualan yang dominan di lapangan menurut masing-masing kategori dimana terbagi dalam 9 kategori yaitu garmen, makanan, minuman, alas kaki & sepatu, toiletries, elektronik, kosmetika, jamu & herbal dan farmasi OTC, kemudian dipilih mana yang benar-benar asli produksi Indonesia dan berasal dari Indonesia. Tahapan selanjutnya dengan penelaahan dan penilaian dengan melihat jejak rekam maupun kasus-kasus yang pernah terjadi di perusahaan baik itu kasus iklan, pelanggaran HAM dan HaKI.

Seleksi selanjutnya melalui pengisian kuesioner yang mewakili seluruh aspek penilaian baik itu dari segi keuangan, produksi, pemasaran, inovasi, standarisasi, HaKI, hingga tata kelola perusahaan yang baik. Dari kuesioner yang telah diisi kemudian dilakukan penilaian berdasarkan bobot yang disepakati dan para nominasi yang terpilih kemudian dilakukan wawancara untuk memaparkan produknya dan memberi kesempatan Dewan Juri untuk bertanya tentang hal-hal yang belum sempat dipertanyakan dalam kuesioner. Selanjutnya pemilihan pemenang dari masing-masing kategori dan pemilihan pemenang utama dari keseluruhan kategori yang diumumkan secara langsung dalam rangkaian acara Gelar Produk Dalam Negeri 2006.

 

« Kembali